Mendamba UN yang Jujur
OPINI | Dimuat di Jurnal Nasional pada Senin 18 April 2011
Sertifikasi Otomatis Cetak Guru Profesional?
Dimuat di Harian Solopos pada Selasa 4 Nopember 2008
Wajah Bopeng Pendidikan Kita
Refleksi Hardiknas
Kaji Ulang Ujian Nasional
Dimuat di Jurnal Nasional pada Sabtu 11 Mei 2013
Setelah RSBI dibubarkan
OPINI | Sutrisno, Guru SMPN 1 Wonogiri
Sabtu, 18 September 2021
Jumat, 10 September 2021
Anak-anak Lapar Perlindungan
Maraknya anak-anak menjadi korban Covid-19 menunjukkan bahwa perlindungan pada anak-anak adalah persoalan serius bagi bangsa ini. Selain Covid-19, berbagai bentuk kekerasan juga mengancam anak-anak.
Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) pada 23 Juli 2021 masih dipayungi awan kelabu pandemi Covid-19. Anak-anak Indonesia di tengah amukan virus korona yang mematikan. Varian baru Covid-19 membuat anak-anak rentan terpapar dan bisa merenggut jiwa. Maka, perlindungan terhadap anak-anak sangat penting dan harus menjadi fokus utama.
Tema HAN 2021, ”Anak Terlindungi, Indonesia Maju”, sangat relevan dengan situasi yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini. Anak adalah masa depan sehingga penting untuk melindungi anak-anak dari ancaman Covid-19.
Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) pada 23 Juli 2021 masih dipayungi awan kelabu pandemi Covid-19. Anak-anak Indonesia di tengah amukan virus korona yang mematikan. Varian baru Covid-19 membuat anak-anak rentan terpapar dan bisa merenggut jiwa. Maka, perlindungan terhadap anak-anak sangat penting dan harus menjadi fokus utama.
Tema HAN 2021, ”Anak Terlindungi, Indonesia Maju”, sangat relevan dengan situasi yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini. Anak adalah masa depan sehingga penting untuk melindungi anak-anak dari ancaman Covid-19.
Menurut Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aman B Pulungan, setiap satu minggu setidaknya terdapat dua anak yang meninggal karena Covid-19 di Nusantara. Hingga kini, jumlah anak yang terinfeksi Covid-19 sebanyak 12,3 persen dari kasus kumulatif nasional. Sebanyak 2,5 persen di antaranya merupakan anak usia 0-5 tahun, sementara 9,5 persen lainnya merupakan anak usia 6-18 tahun. Adapun case fatality rate-nya 3-5 persen. Dengan demikian, Indonesia menjadi negara dengan kematian anak karena Covid-19 yang tertinggi atau terbanyak di dunia.
Sejak virus korona baru masuk Indonesia, anak-anak kehilangan dunianya. Dunia bermain tak lagi bebas dengan teman sebaya di luar rumah atau lingkungan masyarakat. Kegembiraan bersekolah di ruang hilang karena pembelajaran tatap muka dihentikan dan diganti dengan sistem pembelajaran jarak jauh dengan metode dalam jaringan (daring).
Anak-anak tidak leluasa beraktivitas di luar untuk memperluas cakrawala pengetahuan dan keterampilannya. Anak-anak diharuskan bermain, belajar, dan berativitas di rumah dengan mematuhi aturan protokol kesehatan (prokes). Muncul kekhawatiran dampak pandemi Covid-19 pada anak terjadinya hilangnya minat belajar (lost learning) dan yang berbahaya adalah hilangnya generasi penerus (lost generation).
Penyair Lebanon, Kahlil Gibran, dalam bukunya, Sang Nabi, mengingatkan kita bahwa ”anakmu bukanlah anakmu”. Ungkapan Gibran di atas sebenarnya adalah untuk menyadarkan kita untuk menjaga anak sebagai titipan Tuhan dan betapa penting peranan anak di masa depan.
Masa depan anak erat kaitannya dengan perlindungan anak. Artinya, perlindungan anak menjamin anak berkembang secara optimal sehingga secara otomatis masa depan anak menjadi terjamin. Perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin, melindungi, dan memenuhi hak anak agar hidup dan tumbuh berkembang secara optimal, berpartisipasi serta mendapatkan perlindungan dari bermacam bentuk kekerasan dan penelantaran. Maraknya anak-anak menjadi korban Covid-19 seharusnya menggugah perhatian masyarakat bahwa perlindungan pada anak-anak adalah persoalan serius bagi bangsa ini.
Anak-anak lapar akan perlindungan dari orangtua, masyarakat, sekolah, dan negara. Bentuk tanggung jawab orangtua terhadap anak dapat diwujudkan dengan pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan fisik dan kejahatan seksual, pemberian pendidikan, pengenalan etika dan sopan santun, pemberian bekal agama yang baik dan perlindungan jiwa raganya. Dalam masa pandemi, keluarga ialah benteng utama dan pertama dalam melawan pandemi Covid-19 melalui tindakan nyata penerapan prokes sebagai harga dan pengawasan yang ketat pada anak. Memastikan anak usia 12-17 mendapat vaksin Covid-19 untuk melindungi serta mencegah anak-anak menularkan kepada orang dewasa yang rentan.
Tanggung jawab masyarakat adalah menciptakan lingkungan interaksi sosial yang positif sehingga anak bisa bersosialisasi dengan baik bersama dengan teman-temannya maupun lingkungan sekitarnya. Ciptakan lingkungan masyarakat yang sehat, bersih, ramah, peduli, dan memberdayakan anak sehingga mampu tumbuh kembang dalam meraih cita-citanya.
Masyarakat juga punya kewajiban memberikan perlindungan dan keselamatan anak dengan berbagai upaya dan program sesuai kemampuan serta sumber daya yang ada. Karena dalam masyarakat, ada anak yang ikut isolasi mandiri, anak yang kehilangan orang terdekat karena Covid-19, anak yang kehilangan hak akibat keluarga (orangtua) terdampak Covid-19. Memperbanyak lembaga atau komunitas yang berkonsentrasi pada penegakan hak anak karena dampak psikologis dan sosial pada anak pada masa pandemi akan lama.
Negara harus lebih serius
Sementara negara harus lebih serius memberikan jaminan dan merealisasikan program perlindungan anak Indonesia sebagai amanat Konvensi Hak Anak, pelaksanaan UU Perlindungan Anak dan Pasal 28B Ayat (2) UUD 1945. Selanjutnya, mengeluarkan kebijakan negara yang bersifat teknis dalam melindungi anak dari segala bentuk tindak pelanggaran hak anak seperti bunuh diri, penyiksaan anak berujung maut, tindak kekerasan (child abuse), kekerasan/komersialisasi seksual, diskriminasi, trafficking, dan perlakuan salah lainnya.
Pembiaran dan impunitas atas pelanggaran hak-hak anak adalah refleksi rendahnya derajat keberadaan dan lemahnya empati kemanusiaan oleh negara. Presiden Joko Widodo perlu membuat gerakan nasional peduli akan perlindungan dan terpenuhinya hak-hak anak terlebih di masa pandemi Covid-19 khususnya anak perempuan, anak penyandang disabilitas, anak dalam keluarga ekonomi lemah, dan anak di wilayah terpencil yang sulit akses logistik dan infrastruktur.
Anak-anak tidak hanya diteror bahaya Covid-19, tetapi juga ancaman berbagai bentuk kekerasan anak. Di sinilah pentingnya strategis advokasi keras dan penegakan hukum dengan menerapkan ancaman sanksi hukum maksimal yang berat dan konsisten terhadap pelaku kekerasan anak. Hal ini untuk memberikan efek jera kepada pelaku.
Selanjutnya, perlu partisipasi lintas sektoral dan program dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Sosial, Kemendikbudristek, Polri, KPAI, Komnas PA, pemprov, pemkab/pemkot dan masyarakat baik LSM/NGO serta organisasi masyarakat sipil lainnya untuk memenuhi hak anak mendapatkan pendidikan yang layak, pelayanan kesehatan, hidup yang layak, rasa aman, dan tempat tinggal yang memadai. Kemitraan yang sejajar dan kondusif merupakan syarat suksesnya sebuah agenda.
Peringatan HAN kiranya menjadi pengingat bahwa masih banyak hal yang harus dilakukan pemerintah dan semua elemen bangsa untuk lebih memedulikan kepentingan anak-anak. Paling tidak, suara anak-anak dari berbagai latar belakang didengar oleh negara dan dijadikan pertimbangan dalam membuat program serta kebijakan terkait pemenuhan hak dan perlindungan dalam situasi pandemi Covid-19. Jika anak terlindungi, masa depan anak menjadi cerah dan terjamin bangsa pun mengalami kemajuan. Indonesia Layak Anak 2030 dan Generasi Emas 2045 akan bisa terwujud.
Sutrisno, Pendidik, Alumnus Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)
Sumber : Kompas.id
https://www.kompas.id/baca/opini/2021/08/07/anak-anak-lapar-perlindungan/
Rabu, 04 Agustus 2021
REKENING GHOIB
9 Rahasia REKENING GAIB Sepanjang Masa
1. Rekening yang pertama belilah sarung atau mukena. Lalu sedekahkanlah di masjid yang ramai di sekitar kota Anda yang Anda tahu. Maka setiap kali orang memakai sarung atau mukena yang Anda sedekahkan ini, maka pahala orang yang sholat ini pun juga akan mengalir kepada Anda selama sarung dan mukena ini dipakai.
2. Rekening yang kedua, berikanlah sumbangan kepada masjid yang sedang direnovasi atau dibangun. Nggak perlu harus besar, kecil pun tak masalah yang penting Anda menjadi bagian darinya. Bisa nyumbang biaya per meternya, atau beliin 1 kardus keramiknya, 1 sak semennya bahkan 1 keran pun tak jadi soal. Maka selama masjid ini berdiri dan dipakai untuk sholat, pahala pun akan terus mengalir untuk Anda.
3. Rekening yang ketiga, belilah Al Quran. Lalu letakkan di masjid-masjid atau di rumah-rumah tahfidz. Hadiahkan Qur’an ini. Maka selama Qur’an ini terus dibaca, berharaplah setiap hurufnya akan menjadi pahala bagi Anda juga.
4. Rekening yang keempat, bersedekahlah kepada sekolah atau madrasah yang mengajarkan Qur’an. Salah satu alasan kenapa saya mendirikan sebuah TPA dan TK adalah karena di dalamnya Qur’an diajarkan. Dan setiap kali Qur’an dihapalkan oleh anak-anak, hingga nanti dia dewasa menggunakannya dalam sholatnya, insyaallah, saya pun akan mendapatkan pahalanya. Karena terhitung sebagai pembuka jalan kebaikan.
5. Rekening yang kelima, tanggunglah kehidupan seorang yatim. Jika Anda berani dan mampu maka tanggunglah kehidupan seorang yatim. Ini seperti membeli nyawa kedua. Mungkin kita akan lebih dulu tua dan meninggal. Maka saat itu terjadi, sementara anak yatim yang pernah kita asuh masih tumbuh. Seluruh amal kebaikannya pun akan menjadi wasilah bagi bertambahnya hitungan amal kita pula. Kalau belum punya cukup kemampuan, minimal bayarin SPP bulanannya di sekolah.
6. Rekening yang keenam, tanggunglah makan seorang guru atau ustadz. Seorang guru yang mengajar setiap hari dengan ikhlas, mengajarkan kebaikan ke banyak anak sepanjang hidupnya. Jika kita ikut berbakti menanggung kehidupannya, maka kita pun akan memiliki rekening amal seperti yang guru tersebut punya. Karena kita adalah yang ikut membantu beliau untu terus mampu memperpanjang nafas dakwahnya.
7. Rekening yang ketujuh, tanamlah sebuah pohon. Menanam pohon akan sangat bermanfaat. Apalagi jika pohon ini mampu hidup ratusan tahun. Selain membantu menyediakan oksigen, barang siapa yang berteduh di bawahnya pun akan terhitung menjadi catatan amal kebaikan kita. ini seperti memiliki pohon amal yang tiap saat bisa dipetik tanpa mengenal musiman.
8. Rekening yang kedelapan, belilah kursi roda. Lalu sedekahkanlah ke klinik atau rumah sakit atau panti jompo. Maka setiap kali kursi roda ini termanfaatkan. Bisa Anda bisa bayangkan amalanamalan baik ini pun akan terus mengalir untuk Anda.
9. Rekening yang kesembilan, yang paling murah diantara semuanya. Sebarkanlah tulisan ini jika Anda merasa bahwa ini bermanfaat. Maka apapun perbuatan baik yang akan lahir setelah orang membaca artikel ini, semoga itu pun menjadi catatan amal kebaikan Anda. Karena lewat membagikannya, Anda sudah menjadi pembuka jalan kebaikan dan menunjukkan jalan kebaikan kepada orang lain. Itulah bonus terakhir yang bisa saya berikan untuk Anda. Saya harap ilmunya benar-benar Woow untuk Anda semua dan yang lebih penting, ini semua bisa bekerja untuk Anda. tentu hanya jika Anda mau melakukannya dengan serius dan konsisten. Terima Kasih.. dan semoga bermanfaat. Salam dari saya untuk keluarga Anda di rumah.
Source: Anonimuous WAG
Senin, 05 Juli 2021
QUANTUM HEALING
QUANTUM HEALING
Kisah Nyata
Seorang wanita usia lanjut yang kaya raya akan melakukan transplantasi/ cangkok ginjal untuk kelangsungan hidupnya.
Setelah melalui proses seleksi yang ketat ada satu di antara calon pendonor yang memenuhi syarat, yaitu seorang ibu muda yang miskin.
Saat tiba waktunya, kedua wanita ini harus bermalam di RS, agar proses persiapan operasi cangkok ginjal berjalan lancar.
Di pagi hari yang telah ditentukan, sebelum masuk ke ruang operasi, wanita kaya, ingin bertemu dengan calon pendonor ginjalnya.
Namun sesampainya di depan kamar, ia mendengar wanita tersebut sedang menangis.
Setelah diketuk berkali-kali, pada akhirnya pintupun dibuka.
"Kenapa Ibu menangis?"
"Saya terpaksa menjadi pendonor ginjal karena saya sangat miskin Nyonya.
Suami saya telah lama meninggal. Saya harus menghidupi 3 anak yang masih kecil kecil seorang diri. Sementara pekerjaan saya hanya buruh nyuci".
"Maaf nyonya, sebenarnya saya tidak ingin melakukan hal ini seandainya saya punya uang," Ujarnya dengan penuh lirih.
Mendengar penuturan wanita calon pendonor ginjal yang penuh derai air mata , Wanita kaya merasa terharu dan Iba.
Sejenak kemudian dia berkata: "Saya sudah tua, sudah begitu banyak nikmat yang telah Allah berikan kepada saya. Sepertinya Saya tidak lagi memerlukan ginjal baru. Kalau Allah menghendaki, biarlah saya meninggal dengan penyakit ini. Saya sudah pasrah siap menerima apapun yang terbaik menurut kehendak Allah,.
Ambillah uang itu Dik, sebagai sedekah dari saya. Untuk biaya hidupmu membesarkan anak anakmu. .
Saya ikhlas menerima penyakit ini."
Sejenak suasana menjadi hening.
Diraihnya wanita muda yang sedang bersimpu di bawah tempat tidur, sambil di peluknya.
Mereka berpelukan, seketika tangis kedua wanita ini menggema, memenuhi ruangan.
Operasi akhirnya dibatalkan.
Kedua wanita itu kembali ke rumahnya masing-masing
Sebulan berlalu, Wanita kaya itu tidak lagi ada keluhan tentang fungsi ginjalnya.
Karena merasa ada yang berbeda, wanita Kaya ini datang kembali ke Rumah Sakit untuk konsultasi kepada Dokter yang menanganinya selama ini.
Ternyata hasil rekam medik terbaru, dokternya terkejut, ginjalnya telah berfungsi kembali.
Secara medis hal itu sulit dijelaskan.
Para Pakar Kesehatan mengatakan kesembuhan seperti ini disebut dengan "Quantum Healing,"
Tidak jelas mekanismenya, tetapi ada proses yang terjadi yang tidak bisa dijelaskan oleh ilmu kedokteran.
Saat ini, para ahli hanya bisa menjelaskan Ada mekanisme psiko neuro endokrinimunologi
Mekanisme yg bermula dari Qalbu.
Seorang pasien yang pasrah "sepasrah-pasrahnya" , iklas menerima apapun yg terbaik bagi dirinya, dapat memengaruhi sistem kerja syarafnya dalam menghasilkan berbagai hormon penyembuhan.
Kondisi kejiwaan seseorang yang sudah masuk ke dimensi ini, sangat berpengaruh besar pada fungsi hormonalnya.
Dan pada akhiirnya hormon yang ada dalam tubuhnyalah yang bekerja memperbaiki organ tubuh yang rusak tanpa perlu bantuan dari unsur Medis.
Berbahagialah orang yang iklas berderma, karena mereka akan peroleh kemurahan dari Allah SWT.
Semoga bermanfaat
Wassalam..
Sumber naskah
QUANTUM HEALING: Discover the Power of Self-Healing through the laws of Quantum Physics and the Body-Mind Connection
Wikipedia
Sabtu, 03 Juli 2021
SEBUTAN DINTEN BASA JAWI
Kagem pangenget-enget kula aturaken sebutan wulan lan dinten basa Jawi,Piyantun Jawi sampun ngantos ninggalaken Jawinipun.
Minggu, 30 Mei 2021
PERBUB NO 10 TAHUN 2021 TENTANG PAKAIAN DINAS ASN DI KABUPATEN WONOGIRI
Peraturan Bupati Wonogiri Nomer 10 tahun 2021 tentang pakaian dinas Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Wonogiri.
File PDF bisa di DOWNLOAD pada link di bawah ini:
Kisi-Kisi Penilaian Akhir Tahun (PAT) Mapel Bahasa Inggris
SMP Negeri 1 Wonogiri
Kisi-Kisi Penilaian Akhir Tahun Mata Pelajaran Bahasa Inggris bisa diunduh pada link di bawah ini.
Klik DOWNLOAD sesuai kelas yang di inginkan!
KELAS VII DOWNLOAD di sini
KELAS VIII DOWNLOAD di sini
Jangan ketinggalan informasi kegiatan sekolah dengan menyaksikan tayangan-tayangan video di bawah ini:
trisnosolo channel

















