NO WASTING TIME!

Mendamba UN yang Jujur

OPINI | Dimuat di Jurnal Nasional pada Senin 18 April 2011

Sertifikasi Otomatis Cetak Guru Profesional?

Dimuat di Harian Solopos pada Selasa 4 Nopember 2008

Wajah Bopeng Pendidikan Kita

Refleksi Hardiknas

Kaji Ulang Ujian Nasional

Dimuat di Jurnal Nasional pada Sabtu 11 Mei 2013

Setelah RSBI dibubarkan

OPINI | Sutrisno, Guru SMPN 1 Wonogiri

Senin, 02 Maret 2026

Kisi-Kisi PSTS Genap 2025/2026


MAPEL BAHASA INGGRIS

KELAS VII DOWNLOAD DISINI

KELAS VIII DOWNLOAD DISINI

KELAS IX DOWNLOAD DISINI

Rabu, 03 Desember 2025

KISI-KISI MAPEL BAHASA INGGRIS

 


KISI-KISI MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS

PSAS GANJIL TAHUN 2025/2026

SMP NEGERI 1 WONOGIRI


KELAS 7 DOWNLOAD DISINI

KELAS 8 DOWNLOAD DISINI

KELAS 9 DOWNLOAD DISINI


Jangan lupa LIKE & SUBSCRIBE trisnosolo YouTube channel

Thanks a lot

Kamis, 04 September 2025

KISI-KISI PENILAIAN SUMATIF TENGAH SEMESTER GANJIL 2025/2026


KISI-KISI PENILAIAN SUMATIF TENGAH SEMESTER GANJIL 2025/2026

PSTS SMPN 1 WONOGIRI

Bahasa Inggris Kelas 7        DOWNLOAD

Bahasa Inggris Kelas 8        DOWNLOAD

Bahasa Inggris Kelas 9        DOWNLOAD

Bahasa Indonesia Kelas 7        DOWNLOAD

Bahasa Indonesia Kelas 8        DOWNLOAD

Bahasa Indonesia Kelas 9        DOWNLOAD

IPA Kelas 7        DOWNLOAD

IPA Kelas 8        DOWNLOAD

IPA Kelas 9        DOWNLOAD

IPS Kelas 7        DOWNLOAD

IPS Kelas 8        DOWNLOAD

IPS Kelas 9        DOWNLOAD

Matematika Kelas 7        DOWNLOAD

Matematika Kelas 8        DOWNLOAD

Matematika Kelas 9        DOWNLOAD

Bahasa Jawa Kelas 7        DOWNLOAD

Bahasa Jawa Kelas 8        DOWNLOAD

Bahasa Jawa Kelas 9        DOWNLOAD

Pendidikan Pancasila Kelas 7        DOWNLOAD

Pendidikan Pancasila Kelas 8        DOWNLOAD

Pendidikan Pancasila Kelas 9        DOWNLOAD

PAI Kelas 7        DOWNLOAD

PAI Kelas 8        DOWNLOAD

PAI Kelas 9        DOWNLOAD

PJOK Kelas 7        DOWNLOAD

PJOK Kelas 8        DOWNLOAD

PJOK Kelas 9        DOWNLOAD

Informatika Kelas 7        DOWNLOAD 

Informatika Kelas 8        DOWNLOAD

Informatika Kelas 9        DOWNLOAD

Agama Kristen Kelas 7        DOWNLOAD

Agama Kristen Kelas 8        DOWNLOAD

Agama Kristen Kelas 9        DOWNLOAD


Jangan lupa LIKE & SUBSCRIBE trisnosolo channel 

Sabtu, 15 Februari 2025

KISI-KISI PSTS GENAP 2024/2025 MAPEL BAHASA INGGRIS


KISI-KISI PSTS GENAP 2024/2025 MAPEL BAHASA INGGRIS

SMP NEGERI 1 WONOGIRI

TAHUN 2024/2025


SILAHKAN DOWNLOAD DI LINK BAWAH INI !

KELAS VII

KELAS VIII

KELAS IX

Jumat, 29 November 2024

BUKU LKS BAHASA INGGRIS KELAS 8 SMP

LKS Semester Gasal Tahun 2021/2022                   DOWNLOAD

LKS Semester Genap Tahun 2021/2022                  DOWNLOAD

LKS Semester Gasal Tahun 2022/2023                   DOWNLOAD

LKS Semester Genap Tahun 2022/2023                  DOWNLOAD

LKS Semester Gasal Tahun 2023/2024                   DOWNLOAD

LKS Semester Genap Tahun 2023/2024                  DOWNLOAD

LKS Semester Gasal Tahun 2024/2025                   DOWNLOAD

KISI-KISI PSAS MAPEL BAHASA INGGRIS


Kisi-Kisi Penilaian Sumatif Akhir Semester Ganjil Tahun 2024/2025
Mata Pelajaran Bahasa Inggris
SMP Negeri 1 Wonogiri

KELAS VII DOWNLOAD DISINI
KELAS VIII DOWNLOAD DISINI
KELAS IX DOWNLOAD DISINI

Refleksi Hari Guru Nasional: Guru Hebat, Indonesia Kuat

Refleksi Hari Guru Nasional, 25 November 2024: Guru Hebat, Indonesia Kuat

 

Di antara sekian banyak faktor pendidikan, guru adalah unsur utama yang amat penting dan menentukan keberhasilan pendidikan. Peringatan Hari Guru Nasional (25 November) menjadi momentum bagi guru untuk berpikir lebih keras dan berjuang lebih kuat dalam menghadapi tantangan pendidikan.

 

Anies Baswedan dalam buah karyanya Indonesia Mengajar (2013) menyatakan bahwa menjadi guru itu mulia. Anies juga menekankan, mendidik adalah tugas konstitusional negara. Namun, sesungguhnya mendidik adalah tugas moral tiap orang terdidik.

 

Deep Learning

 

Mengacu pada tema Hari Guru Nasional 2024: Guru Hebat, Indonesia Kuat, guru dituntut inovatif dan kreatif dalam pembelajaran. Metode pembelajaran deep learning ful-ful (mindful, meaningful and joyful) yang diperkenalkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti patut diapresiasi. Deep learning termasuk metode kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI) yang meniru cara kerja otak manusia untuk memproses data, memungkinkan komputer mengenali pola kompleks dalam gambar, teks, suara, dan data lain.

 

Deep learning dapat diaplikasikan dan bahkan menjadi momentum percepatan dan transformasi pembelajaran serta teknologi atau jembatan kecerdasan manusia dengan AI. Sebab, tanpa disadari, pandemi Covid-19 telah mengubah pola pikir guru, murid, dan orang tua untuk adaptif dengan berbagai kondisi serta kebutuhan teknologi.

 

Teknologi pada dasarnya hanyalah alat bantu. Lebih penting dari itu adalah komitmen, kreativitas, serta kepedulian guru yang bisa memberikan pengalaman bermakna bagi siswa selama mengikuti pembelajaran. Deep learning yang diperkenalkan Mendikdasmen juga relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran (akademik dan nonakademik) yang berfokus pada pemahaman mendalam, kreativitas, pengembangan karakter siswa, relevansi kelimuan, serta keterampilan berpikir kritis.

 

Menyongsong deep learning dan berbagai program dari Mendikdasmen, para guru dituntut menempa diri untuk bergerak maju sehingga mudah menghadapi hal-hal baru dalam pembelajaran. Hal itu bertujuan memperluas cakrawala ilmu yang nanti ditransformasikan kepada anak didik.

 

Inovatif dan Adaptif

 

Inilah saatnya guru berinovasi dengan melakukan banyak riset, baca, tanya, coba, dan karya. Hingga saat ini, jumlah guru yang inspiratif, inovatif, dan adaptif dengan kemajuan dunia belumlah menggembirakan. Karena itu, lembaga pendidikan di negeri ini masih dibelit oleh rutinitas. Belum menjadi lumbung kreativitas, inovasi, dan penelitian. Padahal, era globalisasi sekarang ini memungkinkan sekolah menjadi pendorong yang hebat bagi daya kreativitas masyarakat.

 

Para guru sebaiknya mencontoh Ki Hadjar Dewantara yang membangun Perguruan Taman Siswa, KH Ahmad Dahlan yang mendirikan Muhammadiyah, dan H Agus Salim yang sukses membangun martabat bangsa ini. Pendidikan yang mereka bangun mencuatkan suatu peradaban berpikir bagi masyarakat. Membentuk pola pikir yang lebih berkemajuan.

 

Sejarah telah membuktikan, guru menjadi penentu maju atau mundurnya suatu bangsa. Ketika Amerika Serikat (AS) dan sekutunya meluluhlantakkan Hiroshima dan Nagasaki dengan bom atom, yang ditanyakan kali pertama oleh Hirohito (kaisar Jepang waktu itu) adalah berapa orang guru yang tewas?

 

Hirohito tidak menanyakan berapa banyak tentaranya yang tewas. Dia sadar, kehilangan guru lebih merugikan daripada kehilangan tentaranya. Sejak saat itulah Jepang mulai bangkit dan menata kembali peradabannya dengan memberikan perhatian lebih terhadap dunia pendidikan. Hasilnya bisa kita lihat hingga hari ini. Negara Sakura menjadi kekuatan hebat.

 

AS dalam dasawarsa terakhir juga sangat progresif membenahi postur guru. Hal itu dimaksudkan meningkatkan daya saing mereka yang mulai terkejar oleh Tiongkok dan India.

 

Revolusi mental para guru juga sangat penting supaya berperan aktif dalam membangun karakter bangsa dan menegakkan prinsip kebangsaan. Yaitu, penegakan dan pelestarian Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Tujuannya, mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

Dalam buku Guru Gokil Murid Unyu buah pena J. Sumardianta (2013), guru juga perlu bersikap demokratis kepada murid. Guru demokratis harus berani meninggalkan metode belajar kaku, monoton, dan memperlakukan anak didik layaknya bejana kosong. Murid harus dijadikan individu yang berkembang secara utuh dalam bingkai pendidikan holistik.

 

Kita perlu merefleksikan banyak hal tentang guru. Bukan hanya soal kesejahteraan, melainkan lebih dari itu, mencari guru yang sejati, berkarakter, dan profesional. Itulah makna Guru Hebat, Indonesia Kuat. (*)

 

*) SUTRISNO, Guru SMPN 1 Wonogiri

**) https://www.jawapos.com/opini/015351571/refleksi-hari-guru-nasional-25-november-2024-guru-hebat-indonesia-kuat