Mendamba UN yang Jujur
OPINI | Dimuat di Jurnal Nasional pada Senin 18 April 2011
Sertifikasi Otomatis Cetak Guru Profesional?
Dimuat di Harian Solopos pada Selasa 4 Nopember 2008
Wajah Bopeng Pendidikan Kita
Refleksi Hardiknas
Kaji Ulang Ujian Nasional
Dimuat di Jurnal Nasional pada Sabtu 11 Mei 2013
Setelah RSBI dibubarkan
OPINI | Sutrisno, Guru SMPN 1 Wonogiri
Sabtu, 22 Februari 2020
AKM DAN RPP SEDERHANA
Sabtu, Februari 22, 2020
No comments
Sekilas Gambaran AKM
(Asesmen Kompetensi Minimum)
AKM dan survei karakter, terdiri dari soal-soal yang mengukur kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter. Bentuk soal AKM akan diperkenalkan kepada siswa yang mengikuti simulasi UN tahun ini, sehingga ada kemungkinan pula bentuk-bentuk soal tersebut juga akan keluar saat UN utama nantinya. Sedangkan bagi guru juga akan diperkenalkan bentuk soal AKM sebagai gambaran bagaimana mengelola proses pembelajaran kedepannya dan bagaimana melakukan penilaian dengan bentuk soal AKM.
Bentuk soal AKM yang diperkenalkan kepada guru, tidak terbatas hanya untuk guru mata pelajaran yang di UN-kan saat ini, akan tetapi untuk semua guru mata pelajaran. Artinya bentuk soal AKM merupakan bentuk soal lintas kompetensi, lintas bidang dan/atau lintas mata pelajaran. Tidak lagi membedakan mata pelajaran secara signifikan akan tetapi melihat sebuah kompetensi sebagai gambaran utuh dari puzzle berbagai mata pelajaran. Mata pelajaran yang ada akan menjadi “tools” untuk membentuk kompetensi tersebut.
Menurut Pak Menteri, Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) adalah kompetensi yang benar-benar minimum di mana kita bisa memetakan sekolah-sekolah dan daerah-daerah berdasarkan kompetensi minimum. Ini kompetensi minimum kompetensi dasar yang dibutuhkan murid untuk bisa belajar apa pun materinya. Ini adalah kompetensi minimum yang dibutuhkan murid untuk bisa belajar apa pun mata pelajarannya.
Selanjutnya Pak Menteri juga menjelaskan bahwa materi AKM ada dua yaitu literasi (baca-tulis) dan numerasi. “Literasi' bukan sekadar kemampuan membaca, tapi juga kemampuan menganalisis suatu bacaan serta kemampuan untuk mengerti atau memahami konsep di balik tulisan tersebut. Sedangkan 'numerasi' adalah kemampuan menganalisis menggunakan angka. Dia menekankan 'literasi' dan 'numerasi' bukan tentang mata pelajaran bahasa atau matematika, melainkan kemampuan murid-murid menggunakan konsep itu untuk menganalisis sebuah materi. Bukan berdasarkan mata pelajaran lagi. Bukan berdasarkan penguasaan konten materi.
tahun ini AKM dan survey karakter diujicobakan, baik pada siswa maupun guru. Rencananya tahun 2021 AKM dan survey karakter sudah diterapkan sebagai pengganti UN.
Sekelumit Cerita dari rekan yg sudah mengikuti AKM guru di SMK
...........Setelah submit, ada perintah mulai mengerjakan soal. Tara…!!! Benar juga, redaksi soalnya panjang-panjang, bahkan ada yang sehalaman, banyak gambar, grafik, table, dan diagram. Menjawabnya pun ada yang dengan mencentang boleh lebih dari satu. Ada yang memilih salah atau benar, pilihan ganda, dan ada pula yang uraian. Untuk yang jawaban berupa uraian ini dibatasi jumlah karakternya.
Soal hanya 10 buah dengan durasi 30 menit. Tapi yaitu, kami harus membaca dan memahami stimulusnya terlebih dahulu. Terkadang harus mengulang agar lebih mengerti. Ketika menjawab pun, kami terlebih dahulu harus membandingkan, mengidentifikasi, menganalisa dan juga menyimpulkan terhadap permasalahan yang ditanyakan. Hal itu tidak bisa dilakukan dengan tergesa-gesa, kami benar-benar harus berkonsentrasi agar bisa menalar dengan baik.
Setelah selesai, ternyata masih ada soal sesi berikutnya yaitu survey karakter. Jumlahnya 13 buah dengan durasi 30 menit. Kali ini berupa soal pilihan ganda yang berisi kasus-kasus yang redaksinya lebih pendek. Tepatnya soal-soal yang sesi dua ini mengarah pada penilaian kepribadian. Jadi kita diminta memilih alternative-alternatif jawaban yang menurut kita tepat untuk menyelesaikan permasalahan yang ditanyakan.
Ooo…ternyata AKM itu begini to? Menurutku sangat bagus jika siswa dibiasakan menyelesaikan soal-soal semacam ini. Soal-soal yang kontekstual, menyoal isu terkini, dan memerlukan penalaran yang tinggi. Sehingga berpikirnya pun harus secara holistik dan komprehensif. Dengan begitu, para guru juga semestinya harus membiasakan bentuk-bentuk soal tersebut dalam keseharian proses penilaian. Proses pembelajarannya pun juga harus mampu menghantarkan siswa dapat menjawab berbagai bentuk soal seperti pilihan ganda, dari yang biasa hingga yang komplek, uraian, missing word, menjodohkan, benar-salah, dan ceklist. Selain itu tugas-tugas untuk siswa berupa proyek dan portofolio juga semakin ditingkatkan....
Smoga bs memberikan gambaran dan manfaat buat Rekan2 yg maaih bertanya2 tentang AKM
DOWNLOAD disini 👍
(Asesmen Kompetensi Minimum)
AKM dan survei karakter, terdiri dari soal-soal yang mengukur kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter. Bentuk soal AKM akan diperkenalkan kepada siswa yang mengikuti simulasi UN tahun ini, sehingga ada kemungkinan pula bentuk-bentuk soal tersebut juga akan keluar saat UN utama nantinya. Sedangkan bagi guru juga akan diperkenalkan bentuk soal AKM sebagai gambaran bagaimana mengelola proses pembelajaran kedepannya dan bagaimana melakukan penilaian dengan bentuk soal AKM.
Bentuk soal AKM yang diperkenalkan kepada guru, tidak terbatas hanya untuk guru mata pelajaran yang di UN-kan saat ini, akan tetapi untuk semua guru mata pelajaran. Artinya bentuk soal AKM merupakan bentuk soal lintas kompetensi, lintas bidang dan/atau lintas mata pelajaran. Tidak lagi membedakan mata pelajaran secara signifikan akan tetapi melihat sebuah kompetensi sebagai gambaran utuh dari puzzle berbagai mata pelajaran. Mata pelajaran yang ada akan menjadi “tools” untuk membentuk kompetensi tersebut.
Menurut Pak Menteri, Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) adalah kompetensi yang benar-benar minimum di mana kita bisa memetakan sekolah-sekolah dan daerah-daerah berdasarkan kompetensi minimum. Ini kompetensi minimum kompetensi dasar yang dibutuhkan murid untuk bisa belajar apa pun materinya. Ini adalah kompetensi minimum yang dibutuhkan murid untuk bisa belajar apa pun mata pelajarannya.
Selanjutnya Pak Menteri juga menjelaskan bahwa materi AKM ada dua yaitu literasi (baca-tulis) dan numerasi. “Literasi' bukan sekadar kemampuan membaca, tapi juga kemampuan menganalisis suatu bacaan serta kemampuan untuk mengerti atau memahami konsep di balik tulisan tersebut. Sedangkan 'numerasi' adalah kemampuan menganalisis menggunakan angka. Dia menekankan 'literasi' dan 'numerasi' bukan tentang mata pelajaran bahasa atau matematika, melainkan kemampuan murid-murid menggunakan konsep itu untuk menganalisis sebuah materi. Bukan berdasarkan mata pelajaran lagi. Bukan berdasarkan penguasaan konten materi.
tahun ini AKM dan survey karakter diujicobakan, baik pada siswa maupun guru. Rencananya tahun 2021 AKM dan survey karakter sudah diterapkan sebagai pengganti UN.
Sekelumit Cerita dari rekan yg sudah mengikuti AKM guru di SMK
...........Setelah submit, ada perintah mulai mengerjakan soal. Tara…!!! Benar juga, redaksi soalnya panjang-panjang, bahkan ada yang sehalaman, banyak gambar, grafik, table, dan diagram. Menjawabnya pun ada yang dengan mencentang boleh lebih dari satu. Ada yang memilih salah atau benar, pilihan ganda, dan ada pula yang uraian. Untuk yang jawaban berupa uraian ini dibatasi jumlah karakternya.
Soal hanya 10 buah dengan durasi 30 menit. Tapi yaitu, kami harus membaca dan memahami stimulusnya terlebih dahulu. Terkadang harus mengulang agar lebih mengerti. Ketika menjawab pun, kami terlebih dahulu harus membandingkan, mengidentifikasi, menganalisa dan juga menyimpulkan terhadap permasalahan yang ditanyakan. Hal itu tidak bisa dilakukan dengan tergesa-gesa, kami benar-benar harus berkonsentrasi agar bisa menalar dengan baik.
Setelah selesai, ternyata masih ada soal sesi berikutnya yaitu survey karakter. Jumlahnya 13 buah dengan durasi 30 menit. Kali ini berupa soal pilihan ganda yang berisi kasus-kasus yang redaksinya lebih pendek. Tepatnya soal-soal yang sesi dua ini mengarah pada penilaian kepribadian. Jadi kita diminta memilih alternative-alternatif jawaban yang menurut kita tepat untuk menyelesaikan permasalahan yang ditanyakan.
Ooo…ternyata AKM itu begini to? Menurutku sangat bagus jika siswa dibiasakan menyelesaikan soal-soal semacam ini. Soal-soal yang kontekstual, menyoal isu terkini, dan memerlukan penalaran yang tinggi. Sehingga berpikirnya pun harus secara holistik dan komprehensif. Dengan begitu, para guru juga semestinya harus membiasakan bentuk-bentuk soal tersebut dalam keseharian proses penilaian. Proses pembelajarannya pun juga harus mampu menghantarkan siswa dapat menjawab berbagai bentuk soal seperti pilihan ganda, dari yang biasa hingga yang komplek, uraian, missing word, menjodohkan, benar-salah, dan ceklist. Selain itu tugas-tugas untuk siswa berupa proyek dan portofolio juga semakin ditingkatkan....
Smoga bs memberikan gambaran dan manfaat buat Rekan2 yg maaih bertanya2 tentang AKM
DOWNLOAD disini 👍
Senin, 11 November 2019
Kamis, 19 September 2019
PERANGKAT INSTRUMEN PEMETAAN MUTU PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
Perangkat Instrumen Pemetaan Mutu Pendidikan Radar dan Menengah.
TINGKAT SMP
DOWNLOAD DI SINI
Semoga bermanfaat...
Like & Subscribe
my YouTube Channel trisnosolo
https://www.youtube.com/channel/UCXrpUBUWm9eEKlI1-9r8YFw
Kamis, 12 September 2019
KISI-KISI BAHASA INGGRIS PTS GASAL 2019/2010
KISI-KISI BAHASA INGGRIS PTS GASAL 2019/2010
KELAS VII DOWNLOAD DI SINI
KELAS VIII DOWNLOAD DI SINI
KELAS IX DOWN0LOAD DI SINI
Semoga bermanfaat...
Like & Subscribe
My YouTube channel trisnosolo
https://www.youtube.com/channel/UCXrpUBUWm9eEKlI1-9r8YFw
Kamis, 11 Juli 2019
TULADHA PANDONGA PAHARGYAN PENGANTEN ADAT JAWA
PAHARGYAN PENGANTEN ADAT JAWA
Yaa Allah, ya Rohman
Mugi Paduka ndadosaken pernikahan punika pernikahan ingkah kebak barokah
Dados pambukaning rahmat kagem penganten kekalih,
saha tiyang sepuhipun, keluarga lan sedaya ummat
Pernikahan ingkang saged nyampurnakaken iman saha Islamipun
Pernikahan ingkang saget ndadosaken peganten kekalih tansah sabar lan syukur
Pernikahan ingkang saged ndadosaken penganten kekalih langkung dewasa
Saged ndadosaken margi kagem penganten kekalih pinaringan welas asih saking Paduka
Ya Allah, ya Ghoffar
Mugi Paduka paring pangapunten dhumateng penganten kekalih, awit sedaya kalepatan saha kekhilafanipun......
Saha kalepatan dhumateng tiyang sepuhipun, miwah kalepatan sanes-sanesipun
Mugi keparenga Paduka paring dhumateng penganten kekalih qalbu ingkang suci lan niat ingkang jejeg
Mugi keparenga Paduka paring dhumateng penganten kekalih tekad ingkang kiat
Mugi penganten kekalih Paduka tedahaken margi ingkang dipun Ridhai
Mugi keparenga penganten kekalih Paduka reksa saking panggodaning Syetan supados saged nglampahi gesang bebrayan ingkang sae
Ya Allah ya Ahad
Mugi kepareng Paduka paring dhumateng penganten kekalih manah ingkang manunggal
Kados dene Paduka manunggalaken Adam lan Hawa
Kados dene Paduka ndadosaken welas lan asih antawisipun Rasulullah lan Khadijatul Kubra
Kados dene Paduka ndadosaken welas lan asih ingkang tulus antawisipun Ali bin Abi Thalib lan Fatimatus Zahra
Ya Allah ya Wadud
Mugi kepareng Paduka paring dhumateng penganten kekalih Tresna trinesnanan rikala caket
Ingkang tansah njagi satunggal lan satunggalipun rikala tebih
Ingkang tansah sami caos panglipur rikala susah
Ingkang sami caos pepenget supados tansah taat
Ingkang tansah sami caos pandonga kagem kesaenan
Ingkang tansah sami nyampurnakaken ibadahipun
Mugi Paduka ndadosaken pernikahan punika pernikahan ingkah kebak barokah
Dados pambukaning rahmat kagem penganten kekalih,
saha tiyang sepuhipun, keluarga lan sedaya ummat
Pernikahan ingkang saged nyampurnakaken iman saha Islamipun
Pernikahan ingkang saget ndadosaken peganten kekalih tansah sabar lan syukur
Pernikahan ingkang saged ndadosaken penganten kekalih langkung dewasa
Saged ndadosaken margi kagem penganten kekalih pinaringan welas asih saking Paduka
Ya Allah, ya Ghoffar
Mugi Paduka paring pangapunten dhumateng penganten kekalih, awit sedaya kalepatan saha kekhilafanipun......
Saha kalepatan dhumateng tiyang sepuhipun, miwah kalepatan sanes-sanesipun
Mugi keparenga Paduka paring dhumateng penganten kekalih qalbu ingkang suci lan niat ingkang jejeg
Mugi keparenga Paduka paring dhumateng penganten kekalih tekad ingkang kiat
Mugi penganten kekalih Paduka tedahaken margi ingkang dipun Ridhai
Mugi keparenga penganten kekalih Paduka reksa saking panggodaning Syetan supados saged nglampahi gesang bebrayan ingkang sae
Ya Allah ya Ahad
Mugi kepareng Paduka paring dhumateng penganten kekalih manah ingkang manunggal
Kados dene Paduka manunggalaken Adam lan Hawa
Kados dene Paduka ndadosaken welas lan asih antawisipun Rasulullah lan Khadijatul Kubra
Kados dene Paduka ndadosaken welas lan asih ingkang tulus antawisipun Ali bin Abi Thalib lan Fatimatus Zahra
Ya Allah ya Wadud
Mugi kepareng Paduka paring dhumateng penganten kekalih Tresna trinesnanan rikala caket
Ingkang tansah njagi satunggal lan satunggalipun rikala tebih
Ingkang tansah sami caos panglipur rikala susah
Ingkang sami caos pepenget supados tansah taat
Ingkang tansah sami caos pandonga kagem kesaenan
Ingkang tansah sami nyampurnakaken ibadahipun
Robbanaa hablana min azwaajina … dst
Allohumma aarinal haqqo haqqo… dst
Robbana aatina fi dunya hasanah… dst
Robbana taqobbal minna innaka anta samiul aliim. Watub alaina innaka anta tawaaburrohiim
Wa shollallohu ala sayyidina … dst
Allohumma aarinal haqqo haqqo… dst
Robbana aatina fi dunya hasanah… dst
Robbana taqobbal minna innaka anta samiul aliim. Watub alaina innaka anta tawaaburrohiim
Wa shollallohu ala sayyidina … dst
Wassalamu alaikum warahmatullahi wa barokatuh
(Sanggar Tresno Budaya Surakarta - 085-6006-999-26)
Rabu, 10 Juli 2019
PAMBAGYAHARJA NGUNDUH MANTU (BOYONG PENGANTEN)
Kula
nuwun
Assalamualaikum Wr Wb.
Kawilujengan,
kamulyan minggahipun katentreman, mugi tansah kajiwa saha kasarira dhumateng
hangga panjenengan sedaya dalasan kula.
Para
pinisepuh saha sesepuh ingkang satuhu kinabekten, sumrambahipun dhumateng para
tamu kakung saha putri ingkang winantu ing pakurmatan.
Nuhoni
dhawuhipun Bp ..................................... kekalih, keparenga kula
matur ing ngarsa panjenengan sedaya, namung sak derengipun kula nglajengaken
matur, langkung rumiyin sumangga kula
dherekaken sesarengan ngunjukaken puji syukur wonten
ngarsanipun Gusti ingkang Maha Kawasa,
ingkang sampun paring kasarasan, kawilujengan saha katentreman dhumateng
panjenengan sedaya dalasan kula, satemah ngantos ing titi wanci punika panjenenga
lan kula taksih saget makempal manunggal wonten ing wisma pahargyan kanthi
manggih suka basuki.
(Wigatosing atur kula minangka
sesulih saking Bp ............... kekalih kepareng matur wonten ngarsa
panjenengan sedaya awit bombonging manah, ingkang hamengku gati sampun
ngawuningani semanten kathahipun para tamu engkang kepareng lenggah ing sasana
pahargyan, kanthi makaten Bp ....................kekalih mboten kuwawi matur
piyambak, namung kandheg wonten ing jangga kewala.)
Para
tamu kakung saha putri ingkang winantu bagya mulya, minangka babaring atur,
kepareng kula ngambali ngaturaken pambagya wilujeng rawuh saha gunging panuwun
ingkang tanpa pepindan, awit saking rawuh panjenengan sedaya. Maliginipun
dhumateng besan sekaliyan jangkep sakpendherek ingkang kula tresnani, mugi panjenengan sedaya
keparenga lelenggahan kanthi
suka mardikaning manah, nganthos
dumugi pari-purnaning pahargyan [pawiwahan]
ing kalenggahan punika.
Para
tamu kakung saha putri ingkang winengku ing karahayon, panyuwunipun saking
Bp................................ kekalih, mugi wonten keparengipun para tamu
kakung saha putri paring pandonga dhumateng putra
penganten sekaliyan, mugi ing mangkenipun putra ingkang nembe kaboyong punika,
sageta ngabekti dhumateng
Gusti Allah SWT miwah
mituhu dhumateng tiyang sepuhipun
kekalih, lan mboten kesupen sageta
labuh labet dhumateng bebrayan agung ing masyarakat.
Atur
saklajengipun Bp .....................................
kekalih ugi ngaturaken panuwun ingkang tanpa upami dhumateng sanak kadang,
mitra pitepangan sedaya ingkang sampun kepareng hanyengkuyung saha paring tali asih menapa dene pambiyantu
ingkang arupi punapa
kemawon, awit peparing panjenengan kalawau saget ndamel enthenging
sesanggan ingkang hamengku gati, sepisan
malih hangaturaken agunging panuwun.
Awit
saking panyengkuyung panjenengan sedaya, ingkang hamengku gati mboten saget
caos piwales menapa-menapa, namung sedaya kalawau kahaturaken wonten
ngarsanipun ingkang Maha Kawasa,
mugi-mugi kanthi kesaenan panjenengan pinaringan lelintu ingkang samurwat saha
saget dados amal ingkang sae maliginipun dhumateng pribadi panjenengan
piyambak-piyambak.
Hambokbilih
hanggenipun nampi rawuh panjenengan sedaya saha hanggenipun caos papan
palenggahan saha sanes-sanesipun, kirang mrananani saha kirang trep kaliyan kalenggahan
panjenengan sedaya, Bp.......................................... kekalih
nyuwun agunging pangapunten.
Ndungkap
atur saklajengipun,
panyuwunipun Bp ....................................... kekalih, dhumateng para
tamu kakung saha putri ingkang sampun kepareng lenggah wonten ing sasana
pahargyan boyong penganten punika, kasuwun hanglajengaken lelenggahan ngantos paripurnaning pahargyan.
Makaten
menggah atur kula, kula minangka sulihipun ingkang hamengku gati, wonten kirang
saha langkungipun hanggen kula matur, kula nyuwun agunging pangapunten.
Cekap
semanten, matur
nuwun.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
(Sanggar Tresno Budaya Surakarta - 085-6006-999-26)
(Sanggar Tresno Budaya Surakarta - 085-6006-999-26)
Langganan:
Postingan (Atom)
















